Unit Band Instrumental Asal Kota Kendari, Saudade, Rilis Single Perdana

Personil Saudade: Abdyllah (kiri), Astika (tengah), Iryansyah (kanan)
(Dok. Saudade)

Berawal dari pertemuan Astika (lead guitar) dan Iryansyah (drum) sebagai pengiring lomba vokal grup di salah satu instansi pemerintah di tahun 2017, keduanya lalu memutuskan untuk membentuk unit duo dengan dilatarbelakangi minat pada genre musik yang sama, yakni musik latin dan flamenco. Merasakan perlunya tambahan personil gitaris, Iryansyah lalu mengajak Abdyllah (guitar), salah seorang temannya di komunitas musik Jepang untuk menjadi tandem gitar Astika.

Saudade pada awalnya memainkan lagu–lagu hits dari Gipsy Kings, Rodrigo y Gabriela, Ben Woods, dan menggubah ulang lagu–lagu lawas seperti Speak Softly Love, My Favorite Things, dan Pistolero ketika tampil di gigs lokal Kota Kendari. Sampai pada tahun 2020, mereka akhirnya memutuskan membuat musik orisinil mereka dengan permainan gitar klasik yang kental dari Astika, dipadu permainan gitar Abdyllah yang sarat akan unsur Japanese rock, dengan kawalan drum bernuansa funk dan rock dari Iryansyah.

Pada 4 Juli 2021, Saudade akhirnya menunjukkan keseriusan mereka untuk menjadi bagian dari skena musik instrumental Indonesia melalui single perdana bertajuk Fantasía Roja.

Fantasía Roja dibangun dari inspirasi mereka saat proses workshop. Terinspirasi dari progresi musik yang dimainkan oleh Rodrigo y Gabriela dan Gipsy Kings, Astika memasukkan solo gitar berirama flamenco di dua sesi dan sesi solo Abdyllah di pertengahan lagu dengan fusi musik middle-eastern. Sementara itu dalam proses rekaman, Iryansyah memasukkan instrumen perkusi tambahan seperti bongo, tamborin dan shaker untuk mengeksplorasi dan menguatkan alunan rumba dalam lagu ini. Terdapat kejutan di akhir track berupa beat yang solid dengan strumming cepat dari permainan gitar Astika dan Abdyllah, merepresentasikan aura dari kata “Merah (Roja)” yang mereka daulat sebagai salah satu kata dalam judul single ini.

Pada bagian artwork single tersebut adalah hasil karya dari Astika yang juga seorang seorang perupa, dengan media lukis pastel minyak di atas kertas. Lukisan ini diberi judul La Guitarra Con Sentido de Fantasía Roja, atau yang dalam Bahasa Inggris bermakna a Guitar With Sense of Red Fantasy dengan tujuan memberikan nilai otentik tersendiri bagi rilisan perdana Saudade.

Sumber: Siaran Pers Saudade

Editor: Ghina

Total Views : 630 , Views Today : 2